Todongan” Maut di Sela Tausiyah
Lagi seru-serunya dengerin tausiyah adem dari Kak Asrina (Pengda Sumbar), tiba-tiba ada momen “uji nyali”! Secara acak, Kak Asrina menunjuk Steven Lubis, Ketua FKGEA, buat maju ke depan. Tanpa persiapan apa pun, Steven ditantang melafalkan Pancasila langsung di depan para delegasi internasional ASEAN dan Jepang. Benar-benar momen yang spontan dan berkesan!
Aksi ‘Gahar’ Steven Lubis
Bukannya grogi karena ditonton banyak orang, Steven malah tampil sangat santai dan tenang. Sambil tetap cool di tengah udara gunung yang menusuk, ia langsung tancap gas melafalkan sila demi sila:
Sila 1 sampai 3: Dilewati dengan mulus banget tanpa hambatan.
Sila 4: Nah, ini dia bagian “bos terakhir” yang kalimatnya panjang lebar, tapi Steven sukses melibas kalimat “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan” dengan sangat fasih dan lancar!
Sila 5: Ditutup dengan suara mantap yang langsung disambut sorak-sorai dan tepuk tangan meriah dari audiens.
Lulus Ujian, Memang Layak Pimpin!
Keberhasilan ini jadi bukti nyata kalau Steven nggak cuma jago ngomongin strategi organisasi atau isu canggih seperti Artificial Intelligence (AI), tapi juga punya dasar nasionalisme yang kuat.
Saking semangatnya, pas diminta mengulang, ia tetap menjawab dengan lantang:
“Kemanusiaan yang adil dan beradab!”.
Momen ini jadi bumbu penyedap yang pas banget di rangkaian acara yang berlangsung dari 4 sampai 7 Desember 2025 ini. Mulai dari rapat strategis sampai aksi tanam pohon di Seruni Point, Steven sudah membuktikan kalau dia memang Layak Pimpin FKGEA lewat “ujian” spontan tersebut. (humas kappija21)
