Diskusi FORWAN: Perempuan Hebat
JAKARTA – Merayakan Hari Ibu sekaligus hari jadi ke-11, Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia menggelar diskusi bertajuk “Perempuan Hebat di Industri Musik dan Film Indonesia Jilid 3” di Kampus UHAMKA, Jakarta Selatan, Senin (22/12). Acara yang berlangsung hangat ini menghadirkan tokoh-tokoh perempuan lintas profesi sebagai narasumber.

Sinergi Lintas Organisasi di Hari Ibu Diskusi yang berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan RI dan UHAMKA ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk perwakilan dari Kappija21 dan Forum Komunikasi Generasi Emas ASEAN (FKGEA). Di barisan narasumber, hadir Dr. Yessy Gusman, musisi Yuyun George, Dekan FISIP UHAMKA Tellys Corliana, dan Komisioner LSF Titin Setiawati.
Dialog Hangat Yessy Gusman dan Fayra Ayyasha
Suasana menjadi menarik saat memasuki sesi tanya jawab. Fayra Ayyasha, salah satu peserta dari FKGEA, mencuri perhatian hadirin saat mengajukan pertanyaan kepada Yessy Gusman. Meski sempat disarankan moderator untuk bertanya kepada narasumber lain agar merata, Fayra tetap memilih bertanya kepada Yessy mengenai motivasi sang aktris legendaris tersebut konsisten di dunia pendidikan.
“Pendidikan itu dasar bagi kita untuk mandiri. Pendidikan tidak hanya formal, kita bisa belajar dari alam dan lingkungan. Yang terpenting, jangan pernah kehilangan jiwa anak-anak dalam diri kita yang selalu ingin belajar,” jawab Yessy Gusman menanggapi pertanyaan Fayra.
Apresiasi untuk “Perempuan Tangguh”
Terkesan dengan kegigihan Fayra yang tetap pada pilihannya, Yessy memberikan apresiasi khusus berupa hadiah tumbler. Ia menyebut Fayra sebagai sosok perempuan tangguh karena berani mempertahankan pilihannya untuk berdialog langsung dengan tokoh yang ia kagumi di depan publik.
Momen Jenaka di Balik Meja Tamu
Di luar sesi diskusi, acara juga diwarnai momen santai saat panitia mengadakan lomba joget dengan juri maestro tari, Ati Ganda. Di meja tamu, Ketua FKGEA Steven Lubis bersama rekannya, Eni, sempat terlihat ragu untuk ikut serta. Namun, setelah mengetahui siapa yang menjadi jurinya, Steven tampak menyesal sambil berbisik pelan.
“Coba tadi kita berani maju, mungkin kita yang menang karena jurinya Kak Ati Ganda,” ucap Steven pelan sambil terkekeh kepada rekannya.
Seloroh tersebut sempat terdengar oleh Humas Kappija21 yang duduk di sebelahnya, yang hanya bisa tersenyum melihat keakraban antar-pengurus organisasi tersebut.

Penghormatan untuk Tokoh Senior
Ketua Umum FORWAN, Sutrisno Buyil, secara khusus memberikan penghormatan kepada maestro tari Ati Ganda yang hadir sebagai salah satu senior yang dihormati.
“Ini orang hebat, Anda bisa belajar banyak dari beliau. Saya sudah bersahabat dengan Ati puluhan tahun,” ujar Sutrisno Buyil bersemangat.
Mendengar pujian itu, Ati Ganda tampak tersipu.
“Saya mah biasa-biasa saja, tapi saya ingin yang muda-muda bisa berprestasi lebih,” balas Ati merendah.
Pesan Kejuangan Perempuan dalam Industri Kreatif
Ketua FKGEA, Steven Lubis, memberikan apresiasi tinggi terhadap materi yang disampaikan para narasumber. Menurutnya, diskusi ini memberikan wawasan mendalam bagi organisasinya mengenai peran perempuan di dunia kreatif.


