JAKARTA, KAPPIJA21.ORG — Menandai lebih dari empat dekade kiprahnya, Pengurus Pusat (PP) Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia–Jepang Abad 21 (Kappija21) masa bakti 2026–2029 resmi dikukuhkan pada Rabu (20/5/2026).

Bertempat di kawasan Salemba Raya, Jakarta, momentum Hari Kebangkitan Nasional sengaja dipilih sebagai simbol semangat baru Kappija21 dalam memperkuat sinergi, kolaborasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Agenda Silaturahmi Nasional ini berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, dihadiri sekitar 40 perwakilan organisasi yang terdiri dari jajaran pengurus pusat, pengurus daerah (Pengda), alumni senior, hingga pengurus baru dari berbagai wilayah seperti Sumatera Barat, Riau, DKI Jakarta, dan Banten.
Kak TJ: Kappija21 Harus Semakin Inklusif dan Berdampak

Ketua Umum Kappija21, Dr. Sjahriati Rochmah, yang kembali dipercaya memimpin organisasi, menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran pengurus periode 2023–2026 atas dedikasi mereka dalam menjaga eksistensi organisasi.
“Semangat kebersamaan dan kolaborasi harus terus dijaga. Ini menjadi modal penting agar Kappija21 terus berkembang, adaptif terhadap perubahan zaman, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Sjahriati.
Sosok yang akrab disapa Kak TJ ini menegaskan bahwa ke depan, Kappija21 tidak hanya sekadar menjadi wadah silaturahmi alumni, tetapi harus mampu menghadirkan program-program yang inklusif, kolaboratif, dan berdampak nyata.

“Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini menjadi pengingat bahwa organisasi harus terus bergerak maju dan menghadirkan kontribusi yang relevan bagi masyarakat dan kemitraan strategis dengan Jepang,” tambahnya.
JICA Apresiasi Konsistensi Kappija21 Selama 4 Dekade

Dukungan terhadap kepengurusan baru ini juga datang dari mitra strategis utama. Perwakilan JICA Office, Mrs. Takeda Sachiko, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya atas konsistensi Kappija21 selama lebih dari empat dekade dalam merawat hubungan bilateral Indonesia–Jepang.
Menurutnya, Kappija21 telah sukses menjadi jembatan penting dalam mempererat hubungan people-to-people kedua negara melalui jejaring alumni yang aktif, kolaboratif, dan terus berkembang.
Bang Yan Hiksas Ingatkan Pentingnya Kepedulian Sosial

Sementara itu, Pembina Kappija21, Bang Yan Hiksas, mengingatkan jajaran pengurus baru agar selalu menjaga semangat pengabdian dan kepedulian sosial sebagai identitas utama organisasi.
“Organisasi jangan hanya hadir dalam seremoni, tetapi juga harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Nilai kepedulian sosial harus tetap menjadi ruh dalam setiap langkah Kappija21,” tegasnya.
Siap Perkuat Kolaborasi Nasional dan Internasional
Sejak didirikan pada 18 Maret 1985, Kappija21 telah berkembang menjadi wadah strategis bagi alumni lintas sektor—mulai dari birokrat, akademisi, jurnalis, tenaga medis, hingga pelaku usaha.
Pengukuhan kepengurusan periode 2026–2029 ini menjadi babak baru kesiapan Kappija21 untuk memperkuat sinergi nasional sekaligus memperluas kolaborasi internasional secara berkelanjutan bersama Jepang dan berbagai mitra strategis lainnya di masa mendatang.


