2026: Merajut Masa Depan dari Jejak-Jejak Emas 2025
Selamat Tahun Baru, Keluarga Besar KAPPIJA21.
Pagi ini, ketika fajar pertama 2026 perlahan menyibak langit, kita seolah diajak berhenti sejenak. Menarik napas. Menoleh ke belakang. Dan di sana, terbentang satu tahun yang tak sekadar berlalu, tetapi meninggalkan jejak.
Tahun 2025 bukan hanya angka di kalender. Ia adalah tahun perayaan, tahun pembuktian, sekaligus tahun pendewasaan. Ruby Anniversary—40 tahun KAPPIJA21—menjadi penanda perjalanan panjang sebuah persahabatan lintas bangsa yang dirawat dengan konsistensi, ketulusan, dan kerja nyata.
Dan kappija21.org, sebagai rumah cerita kita bersama, merekam setiap denyutnya: dari yang sunyi hingga yang bergemuruh, dari rapat kecil hingga forum internasional.
Mari kita rajut kembali kisah itu.
Awal Tahun: Menyemai Harapan di Tanah Hangat Ciater
Januari 2025 membuka babak cerita dengan suasana yang akrab dan penuh energi di Ciater, Subang. Melalui Youth Camp Golden Generation, KAPPIJA21 bersua dan bersinergi dengan generasi muda FKGEA. Di antara udara pegunungan dan diskusi hangat, kita tak hanya berbagi gagasan—kita menyemai harapan.

Di sana, refleksi bertemu visi. Kita menata ulang peta jalan organisasi, memastikan KAPPIJA21 tetap relevan, adaptif, dan berpijak pada semangat zaman. Energi ini terus bergulir hingga Maret, ketika konsolidasi internal menjadi fokus: memperkuat fondasi agar organisasi siap melangkah lebih jauh di tengah dinamika global yang kian kompleks.
Pertengahan Tahun: Merawat Kizuna, Menguatkan Kebangsaan
April hingga Juni menghadirkan warna yang berbeda—lebih hangat, lebih personal. Rangkaian Halalbihalal di berbagai daerah menjadi pengingat sederhana namun mendalam: jarak geografis tak pernah benar-benar memisahkan kita. Kizuna itu nyata, hidup, dan terus dirawat lewat pertemuan, tawa, dan obrolan dari hati ke hati.

Dari generasi ke generasi, dari pertemuan ke pertemuan. Friendship Gathering & Reunion KAPPIJA21 di Hotel Ambhara bukan sekadar reuni, melainkan pengingat bahwa persahabatan Indonesia–Jepang terus bergema karena dirawat dengan hati dan komitmen bersama.
Kita memilih untuk lebih banyak mendengar, menyelaraskan langkah, dan memperkuat simpul komunikasi internal. Karena organisasi yang kuat bukan hanya tentang program besar, tetapi tentang kepercayaan yang terjaga dalam keseharian.
Agustus kemudian datang membawa getar kebangsaan. Bertepatan dengan HUT RI ke-80, KAPPIJA21 tercatat menjalin kolaborasi strategis dengan BPIP. Sebuah penegasan penting: alumni KAPPIJA21 adalah warga dunia yang berpijak kokoh di tanah Indonesia—berwawasan global, namun teguh memegang nilai-nilai Pancasila sebagai kompas moral.

Audiensi antara DPP KAPPIJA21 dan BPIP menjadi langkah awal penguatan kolaborasi dalam menyongsong rangkaian kegiatan 40 tahun KAPPIJA21, NLF & IYLA 2025.
Akhir Tahun: Magnitudo Besar dari Jawa Timur
Desember 2025 menjadi klimaks yang menggema. Jawa Timur—Surabaya dan Bromo—menjelma panggung besar bagi rangkaian agenda internasional yang sarat makna.

Regional Leaders Forum (RLF) ke-29 mempertemukan delegasi dari 10 negara ASEAN dan Jepang, membahas peran manusia di tengah laju pesat Artificial Intelligence. Diskusi lintas negara ini menegaskan satu hal: teknologi boleh maju, tetapi nilai kemanusiaan harus tetap menjadi pusat.

Di saat yang sama, International Youth Leadership Academy (IYLA) menyalakan api kepemimpinan di kalangan mahasiswa dari 45 perguruan tinggi. Di ruang-ruang belajar dan dialog, lahir generasi yang tak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter.

KAPPIJA21 juga turun langsung ke ranah aksi. Dari dinginnya subuh di Bromo, ketika kita menanam pohon sebagai janji sunyi pada alam, hingga kunjungan sosial ke RS Jiwa Menur, kita menegaskan bahwa kehadiran organisasi ini selalu ingin bermakna—nyata, membumi, dan menyentuh.

Di bawah langit senja Bromo, KAPPIJA21 bersama Bupati Probolinggo menyerahkan bibit pohon—aksi kecil, pesan besar untuk konservasi dan masa depan hijau.

Di sela rangkaian RLF hingga Munas 2025, KAPPIJA21 hadir di RS Jiwa Menur: aksi kecil, makna besar.
Tahun 2025 kemudian ditutup dengan kedewasaan berorganisasi melalui Munas dan Rapimnas. Amanah kembali diberikan kepada Dr. Sjahriati Rochmah (kak Tj) untuk memimpin KAPPIJA21 periode 2026–2029—sebuah kepercayaan yang lahir dari proses, rekam jejak, dan harapan bersama.
Menyongsong Fajar 2026
Menoleh ke 2025, kita belajar satu hal penting: KAPPIJA21 bertumbuh karena Anda semua. Karena dedikasi yang tak selalu terlihat, karena kerja senyap di balik layar, karena kesediaan untuk terus terlibat.
Di tahun 2026 ini, kappija21.org berkomitmen tetap menjadi penyambung lidah, pengikat cerita, dan etalase karya seluruh keluarga besar KAPPIJA21. Kita ingin jejaring digital ini makin memudahkan kolaborasi, dan setiap program yang lahir mampu menyentuh masyarakat lebih dalam, lebih luas, dan lebih berdampak.
Terima kasih, 2025—untuk setiap pelajaran, pencapaian, dan kenangan.
Kini saatnya melangkah ke 2026, dengan semangat yang sama dan tekad yang diperbarui.
Bersatu. Berkarya. Berdampak.
Selamat Tahun Baru 2026.
KAPPIJA21 — Jalin Persahabatan, Bangun Masa Depan.

(humas Kappija21)
