Alumni Nakasone

Diplomasi “Hati ke Hati” di Tokyo: Saat Persahabatan Kita Naik Kelas

Melihat hangatnya kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang dan pesan strategis Dr. Sjahriati Rochmah (Kak Tj) tentang peran 4.162 alumni KAPPIJA 21 sebagai jembatan persahabatan.

Ada yang hangat dari Tokyo di penghujung Maret 2026 ini. Bukan cuma soal cuaca, tapi soal kedekatan batin antara Indonesia dan Jepang yang rasanya makin “nyambung”. Hal ini terlihat jelas saat Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke Tokyo dan disambut dengan sangat istimewa.

Momen di Istana Kekaisaran pada Senin (30/3) kemarin beneran bikin adem. Presiden Prabowo dan Kaisar Naruhito terlihat begitu akrab di Ruang Take-no-ma. Suasana santai tapi penuh hormat ini pun berlanjut saat beliau bertemu Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, di Istana Akasaka. Pertemuan ini bukan sekadar urusan negara, tapi seperti pertemuan dua sahabat lama yang saling percaya.

Menjaga “Jembatan” Sejak 1985

Bagi kita di keluarga besar KAPPIJA 21, momen di Tokyo ini punya makna yang spesial banget. Rasanya seperti melihat hasil nyata dari semangat “Abad 21” yang kita jaga bareng-bareng sejak 18 Maret 1985.

Selama empat dekade, lebih dari 4.162 alumni kita sudah jadi “jembatan hidup” (living bridge) yang sesungguhnya. Apa yang kita lihat di layar kaca hari ini—kemesraan para pemimpin kita—adalah buah manis dari investasi persahabatan yang teman-teman alumni rawat setiap hari di berbagai sektor.

Simfoni Harmoni ala Kak Tj

Menanggapi momen bersejarah ini, Presiden KAPPIJA 21 kita, Dr. Sjahriati Rochmah—atau yang akrab kita sapa Kak Tj—punya pandangan yang sangat menyentuh. Beliau melihat hubungan kedua negara ini seperti sebuah musik yang indah.

“Hubungan Indonesia-Jepang itu ibarat sebuah simfoni harmoni yang unik. Perbedaan budaya dan sejarah kita justru jadi melodi yang bikin kerja sama dan persahabatan ini makin kaya,” ungkap Kak Tj.

Kak Tj juga cerita betapa luasnya dampak persahabatan kita sekarang. Mulai dari beasiswa JICA yang sudah membantu ribuan teman-teman kuliah di Jepang, riset vaksin bareng antara UI dan Universitas Tokyo, sampai urusan menjaga hutan di Sumatera dan mitigasi bencana di Aceh. Semuanya berjalan karena ada rasa saling percaya.

Menjemput Masa Depan: Society 5.0 & Indonesia Emas 2045

KAPPIJA 21 nggak mau cuma nostalgia. Lewat program Forum Komunikasi Generasi Emas, kita lagi nyiapin adik-adik kita supaya jadi pemimpin yang kompeten di panggung dunia.

Pesan Kak Tj buat kita semua simpel tapi dalem banget:

“Dengan semangat Society 5.0 dan menuju Indonesia Emas 2045, KAPPIJA 21 bakal terus jadi katalisator buat inovasi dan kolaborasi lintas batas. Kita ingin masa depan yang lebih baik, lebih inklusif, dan pastinya lebih berkelanjutan buat semua.”

Tumbuh dari Hati

Kunjungan Presiden Prabowo ke Tokyo membuktikan kalau diplomasi paling tangguh itu tumbuhnya dari hati dan pengalaman bareng-bareng. Kita di KAPPIJA 21 bakal terus ada di sana, memastikan setiap jabat tangan di istana beneran jadi manfaat nyata buat masyarakat kita di rumah (Humas Kappija21)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top