
Melalui Keputusan Presiden RI Nomor 66/TPA Tahun 2026, Kak TJ resmi dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Politik, Pertahanan, dan Keamanan di Kementerian Sekretariat Negara RI. Upacara pelantikan yang berlangsung khidmat di Gedung Krida Bhakti Kemensetneg, Jakarta, menandai pencapaian tertinggi beliau sebagai pejabat Pimpinan Tinggi Madya.
Kegembiraan ini langsung disambut hangat oleh seluruh keluarga besar organisasi. Ucapan selamat dan doa-doa terbaik mengalir deras, termasuk dari sahabat-sahabat di Keluarga Besar Istana Kepresidenan Yogyakarta. Kita semua mendoakan agar Kak TJ senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan keberkahan dalam mengawal tugas strategis negara ini.

Bagi rekan-rekan di KAPPIJA21, pencapaian Kak TJ ini adalah buah manis dari dedikasi, integritas, dan konsistensi yang beliau rawat selama lebih dari 25 tahun mengabdi sebagai ASN. Perjalanannya dari bawah—dimulai sebagai CPNS di Sekretariat Negara pada 1999—hingga kini dipercaya memberi pertimbangan strategis lintas kementerian, menjadi inspirasi nyata bagi kita semua.
Hebatnya, di tengah kesibukan birokrasi yang begitu padat—mulai dari mengoordinasikan kebijakan bersama Komite Percepatan Pembangunan Papua hingga menjadi narasumber berbagai forum nasional—Kak TJ tidak pernah kehilangan waktu untuk merawat persahabatan dan berbagi ilmu.
Latar belakang akademisnya yang kokoh dari Universitas Indonesia hingga University of Melbourne, selalu beliau bawa untuk menghidupkan suasana organisasi. Kita tentu ingat bagaimana kepemimpinan Kak TJ saat menakhodai AJAFA-21 (Asosiasi Alumni JICA se-ASEAN dan Jepang) periode 2022–2024 lalu. Dengan keluwesan diplomasi antarwarga (people-to-people diplomacy), beliau berhasil membawa nama KAPPIJA21 begitu disegani di panggung regional.
Energi positif dan semangat bergerak inilah yang kini sedang Kak TJ tumpahkan ke dalam tubuh KAPPIJA21. Di bawah arahannya, organisasi kita tidak lagi sekadar menjadi "penerima" program, melainkan bertransformasi menjadi "pencipta peluang".
Mulai dari gagasan mendirikan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) untuk alumni, aksi sosial nyata lewat program “41 Mata Air” di pelosok daerah, hingga kolaborasi kreatif lintas sektor dengan PAMAJA Malaysia dan Perum PFN, semuanya digerakkan dengan satu semangat: memberi manfaat bagi sesama.
Melalui pencapaian ini, Kak TJ membuktikan bahwa pengabdian pada negara dan ketulusan mengurus organisasi keluarga alumni bisa berjalan beriringan secara harmonis.